Thursday, January 29, 2009
Dahlan Iskan: Sampai PLN Untung Terus!
Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan lebih memilih tampil kasual daripada formal. Paling kentara, ia lebih suka bersepatu jogging.
Saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi Energi DPR RI (25/1), mantan wartawan ini lenggang kangkung dengan sepatu jogging coklat. Tak canggung pula, ia berbincang sejenak dengan beberapa anggota DPR sebelum acara di mulai.
Rupanya, pilihan Dahlan itu bukan sekedar karena kenyamanan semata. “Sampai PLN untung terus!” katanya mantap. Ketika ditanya apakah tekad itu sudah menjadi nadzarnya, ia hanya tersenyum. “Doakan ya,” ujarnya ramah sambil meneruskan menyapa para wakil rakyat. Di antaranya Sutan Bhatoegana, Azwir Dainy Tara, Isma Yatun dan Dewi Aryani Hilman.
Ia pun mengaku tak susah memilih pakaian sehari-hari. Selain dipilihkan istri, anaknya pun tak jarang menunjuk baju dan sepatu yang pas untuk sang ayah. Sejatinya, sebelum menjadi orang nomer satu di PLN, kelahiran Magetan pada 17 Agustus 1951 ini memang lebih suka tampil sederhana.
Bedanya, kalau dulu ia beralasan soal kenyamanan, kini penampilannya ia hubungkan dengan target kinerja keuangan BUMN produsen setrum itu. Tahun ini, PLN di bawah komando Dahlan Iskan berancang-ancang meraih laba bersih mencapai Rp 12 triliun, jauh meningkat dari pencapaian 2009 sebesar Rp 7 triliun. Sebelumnya, tahun 2008 merugi hingga Rp 12,3 triliun. *Nur Iman
Tuesday, December 2, 2008
SemaNgat!!!
Thursday, November 27, 2008
Pengen!
-sembuh dari flu berat yg udah 5 hari, hidung mampet kayak tenggelam & batuk2 sampe malu ama temen2 kantor hiks3
-mulai jogging (lagi) minimal 30 menit seminggu 2x, sukur 3 kali
-punya flashdisk 2/4 gb
-beli Bola Vaganza ed November buat referensi kerjaan
-nyuci buanyak banget
-punya stok artikel biar minggu besoknya nyantai
-ke Bogor atau Ancol (?)
-ampir lupe, cetak kartu nama!
Wednesday, October 29, 2008
Senja di Gunungkidul
Di sebuah kelokan menjelang tikungan Irung Petruk, masih di tlatah kawasan karst itu, Zen menempuk pundakku yang sedang memainkan stang Kawasaki Kaze. Dia menunjuk semburat senja di horizon sebelah kiri kami.
Kulirik sekilas, busyet dah. Biru gelap, oranye, merah tua begitu gagah dengan siluet hijau gelap dari pepohonan yang maliuk-liuk mengikuti alur perbukitan. Yupss, bener2 gagah karena dominasi biru gelap itu.
Sayang, aku enggan menarik tuas dan menginjak rem. Aku lelah sekali dan hari menjelang gelap, alasanku saat itu. Lagian, memori Kodak C7220 udah habis. Meski film di Nikonnya Zen mungkin masih tersisa 2-3 frame.Hmm, keengganan yang kusesali setiap kali semburat oranye senja menerpa wajahku.
Btw, trims untuk mentor fotografiku, Adrozen Ahmad :)
Tuesday, October 14, 2008
Syukuran Produksi Film Kambing Jantan the Movie

Fenomena ngeblog (blogging) ternyata menarik untuk diolah jadi sebuah film drama komedi. Situs internet yang biasanya diisi dengan uneg-uneg pribadi namun terbuka untuk dibaca banyak orang itu emang udah booming sejak lama. Vito Production rupanya tergelitik ngangkat salah satu blog yang fenomenal yaitu kambing jantan. Sang pemilik blog adalah Raditya Dika yang bakal berperan sebagai dirinya sendiri.
Meski sekilas seperti cerita yang diadaptasi dari novel ternyata film ini nggak bener-bener mutlak bersumber dari isi blog dan novel udah duluan terbit. “Cerita film ini bukan adaptasi dari blog atau novel. Ini semacam versi tambahan,” terang Raditya waktu