Monday, May 4, 2020

Progress Mangga Chokanan Rumah Bogor



Awal bulan Mei ini, pohon mangga chokanan di rumah Bogor mulai tumbuh tunas baru. Ini progress yang saya tunggu-tunggu karena sudah 1 tahun pohon ini ngambek setelah masa berbuah terakhir tahun lalu.

Alhamdulillah, saya coba ikuti tumbuh tunasnya melalui foto-foto. Semoga lancar jaya subur menggemaskan sampai berbuah nanti hehehe

1 Mei 2020



3 Mei 2020





Nah di bawah ini progress hari Senin 4 Mei 2020, sudah sproud



5 Mei 2020


6 Mei 2020


8 Mei 2020


9 Mei 2020



10 Mei 2020

11 Mei 2020


13 Mei 2020


18 Mei 2020



21 Mei 2020


23 Mei 2020



13 Juni 2020 (tiga minggu setelah update sebelumnya)





###

Nitip progress stek cincau, bibit minta ibu-ibu pemilik titipan motor stasiun Cilebut, Bogor.

14 Juni 2020 (4 hari setelah tanam pakai perangsang akar Root Up)



Saturday, March 28, 2020

Ragam Order Transaksi Saham, Pakai yang Mana?


Pada aplikasi trading saham baik mobile di HP dan software di PC, ada beberapa pilihan yang bisa kita gunakan  untuk bertransaksi.

Sependek yang saya tahu, paling tidak ada 5 fitur order saham. Yakni:

  1. Order booking
  2. Order stock
  3. Fast order (istilah lainnya Speed Order)
  4. Automatic order (lainnya menyebut Break Order)
  5. Good till Cancel

Istilah-istilah order di atas bisa jadi antar sekuritas berlainan. Misalnya Fast Order dipakai oleh Mirae pada aplikasi miliknya, HOTS. Sedangkan fitur fungsi yang sama di MNC Sekuritas dinamakan Speed Order pada aplikasi MNC Trade New-nya.

Begitupun dengan fitur trading yang mengakomodir kebutuhan kita untuk bisa mengikuti trend harga baik buy maupun sell. Di Mirae, disebut sebagai Automatic Order adapun MNC memilih istilah Break Order.

Alih-alih membahas soal istilah, artikel ini lebih mengulik fitur order mana yang lebih tepat dipakai pada situasi tertentu.

Maksud dari lebih tepat ini bukan berarti mengklaim bahwa order A lebih bagus daripada order B. Jika pun nanti order A dinilai lebih tepat ketimbang lainnya, itu pun karena ada situasi yang melekat.

Lebih jelasnya sebagai berikut:
1. Order Booking
Dipakai mulai pukul 16.30 untuk trading hari berikutnya. Ini jika kita sudah menentukan sahamnya, memkalkulasi, dan menentukan strategi trading.

Misalnya, pada Senin sore saya mengambil posisi akan buy BEEF di harga 200 maka saya gunakan Order Booking, masukkan semua kondisi harga dan lot.

Order Booking dibuka mulai 16.30 sampai esok hari 06.20. Mengapa disarankan ambil posisi pada sore 1 hari sebelum perdagangan? Agar kita dapat antrean awal. Karena kalau baru masuk di esoknya, kita dapat antrean bisa 10.000-20.000 lot. Ingat ada sekuritas dan bandar hehehe

Nah yang harus disadari adalah ada risiko jika ternyata harga saham yang diincar dan  bursa ternyata turun saat pembukaan. Jadi, kalkulasi dan risiko harus disadari sejak awal. So pasang pula stop loss.

2. Order stock
Ini order trading saat hari perdagangan. Real time dan mengikuti pergerakan harga.

Perlu diperhatikan, sangat bisa jadi kita buy di harga yang lebih tinggi ketimbang rencana atau trading plan semula.

Kelebihannya ketimbang Order Booking, saat ternyata harga turun maka kita buy di harga rendah karena sesuai perkembangan aktual.

Oya, order biasa ini juga langsung ada notifikasinya, sehingga kita bisa segera mengetahui peogresa request kita.

3. Fast atau Speed order
Fitur ini dipakai saat hari perdagangan. Alias kita harus tunggu sampai pembukaan.

Kelebihannya, jika kita ingin cepat bertransaksi. Namun pastikan jaringan internet bagus. Ada delay sedikit saja dan pas saat transaksi ramai, bisa ketinggalan kita.

Istilah staf marketing sebuah sekuritas saya, ada delay dan durasi. Jika memang mau menggunakan Fast atau Speed Order, maka kita lagi benar-benar luang dan santai sehingga bisa mantengin pergerakan harga baik buy maupun sell serta jaringan stabil.

Lebih disarankan, jika memang mau pakai Fast atau Speed Order maka sebaiknya gunakan di PC. Kurang direkomendasikan memakai di HP atau mobile.

Jangan gunakan fitur ini saat kita mengerjakan hal lain seperti kuliah, ngantor, berkebun, nanem-nanem dan bebikinana meja DIY hehehe.

4. Automatic Order atau Break Order
Simpelnya, fitur ini bisa untuk pasang posisi take profit dan stop loss.

Esensi order jenis ini adalah untuk mengikuti tren harga. Saya yang awam mungkin rada belibet menjelaskannya :)

Adapun kawan sekuritas mengatakan fitur ini lebih banyak untuk posisi sell. Meskipun bisa banget untuk buy.

Oya, beberapa kawan bilang jika mau menggunakan fitur ini, maka yang lebih valid adalah mengacu harga "last price".

Di order ini, saat buy kita tentukan kondisi harga "kurang dari" atau <= dan masukkan berapa lot yang diinginkan.

Adapun saat sell, masukkan kondisi harga "lebih dari" atau => dan lot-nya.

Kondisi <= dan => itulah yang dimaksud dengan mengikuti tren harga.

Misalnya kita ingin sell dan take profit TLKM. Harga buy 1000 dan kita ingin sell dan take profit jika harga mencapai minim 1050 atau gain 5% (ini sekadar misalnya ya, tidak menggambarkan posisi harga belakangan ini, sengaja pakai angka bulat).

Maka di Automatic Order, pilih Sell, masukkan kondisi Last Price dan masukkan harga => 1050.

Maka saat TLKM mencapai 1050 akan masuk ke sistem order dan nantinya ditransaksikan.

Begitu pula jika ingin memasang stop loss sesuai trading plan kita.

Selain menentukan dengan target harga, bisa pula masukkan presentase target take profit dan stop loss.

5. Good till Cancel (GTC)
Kelebihan GTC adalah kita bisa menggunakan sebelum pasar dibuka. Bahkan saat libur sekalipun. Rentang waktunya pun bisa berhari-hari, mingguan sampai kita cancel.

GTC bisa untuk buy dan sell. Fitur ini cocok bagi yang santai tanpa perlu melihat-lihat terus aplikasi saham.

Sesuaikan kebutuhan dan trading plan
Fitur-fitur order tadi, pada dasarnya untuk membantu kita. Detail-detailnya sesuaikan saja dengan rencana, kebutuhan, dan habit.

Ingat, disclaimer on ya hehehe.

Salam trading,

Friday, March 13, 2020

Before after: taman rumput gajah mini rumah Bogor


Dua hari ini beberes (lagi) taman minimalis depan rumah Bogor, 12-13 Maret 2020. Agendanya merapikan jalur batu koral putih meskipun hamparan rumput gajah mini jadi kotor oleh timbunan tanah.

Setelah merapikan batu, kupasan tanahnya lalu disisihkan sekalian untuk leveling, menambah dan meratakan taman. Aslinya, rumput gajah mini sudah tumbuh subur dan cakep menemani koleksi tanaman hias antiribet lainnya.

Karena ada tanah baru, penampakannya jadi belepotan lagi. But its oke. Biasanya butuh 1-2 bulan untuk si rumput tumbuh dan kembali menutupi permukaan tanah.

So, foto 'after'-nya menunggu sebulanan lagi hehehe. Pas di bulan puasa Ramadan.

Oya, batu koralnya sudah menghuni taman sejak 2 tahun lalu. Saya beli di kios batu alam di pinggir Jalan Tegar Beriman Pemda Cibinong, harganya saat itu Rp30 ribu per karung. Karena saya beli 4 karung, setelah tawar-menawar, jatuhnya per karung Rp27.500.

Tadi iseng ngintip harga pasaran sekarang, banderolnya sudah naik jadi Rp35 ribu. Itupun paling murah, ada pedagang yang menjajakan di harga Rp40-50 ribu per karung berat 12 kiloram.

Nah batu koral ini bagus banget buat bikin ganteng taman kita. Saya sengaja tidak memilih diksi "bikin cantik", sekali-kali taman juga boleh lah dibilang ganteng kek yang punya taman ini. Beneran lho ganteng, ini testimoni istri dan anak saya hahaha.

Nah si koral ini bisa berkurang level ganteng dan elegannya jika kotor oleh tanah. Ini bisa terjadi saat kita beberes seperti pengalaman saya di atas.

Sedikit kiat membersihkan batu koral, caranya sederhana.
1. Pindahkan koral dari tempat semula yang bikin kotor, ke tempat terbuka yang bisa kena air hujan.
2. Lapisi dengan alas. Tidak harus beli terpal plastik, kita bisa pakai tas plastik kresek atau kantong asoi.
3. Tebarkan merata alias jangan sampai ada batu yang menumpuk satu sama lain.
4. Paparan air hujan dan panas matahari akan membersihkan batu secara alami. Bagaimana jika ada tanah liat yang menempel? Tenang, panas matahari akan membuat tanah merekah dan pelan-pelan lepas karena air hujan.
5. Usaha tambahannya, kita bisa menyirami dengan air selang. Tidak harus sampai bersih seketika. Setelah disiram, biarkan 2-3 hari juga akan bersih sendiri terutama kalau lagi hujan.

Salam berkebun dari Bogor :)

3 minggu setelah foto pertama

Friday, January 24, 2020

Tancap, Tumbuh, Berbunga: Ini 17 Jenis Tanaman Hias Gampang Ditanam


Di rumah Bogor, lumayan beragam tanaman hias yang saya pelihara. Persamaan mereka satu: mudah ditanam, gampang dibudidayakan, dan berbunga cerah ceria kayak bunga deposito dan return investasi saham hehehe.

Jujur, di tengah demam jenis tanaman hias ini itu yang harganya bikin geleng-geleng, alih-alih ikutan tren yang bikin boncos di kantong, saya malah memilih tanaman yang murah meriah, tidak manja dan bikin suasana rumah meriah.

Plus, bikin tetangga yang lewat pada menengok hijaunya halaman kecil si rumah mungil :). Alhamdulilah pula, kami di kompleks jadi berkesempatan berbagi tanaman alias barter sehingga tidak terasa koleksi masing-masing makin lengkap dan teras rumah pun asri.

Selain dari tetangga, beberapa tanaman saya beli dan sebagian lagi saya minta dari tempat wisata yang keluarga saya kunjungi. Seperti vinca tegak dari kafe tepi danau di Dramaga dan daun ungu ketika ngadem di Kopi Daong kaki gunung Pangrango-Salak.

Sesampai di rumah, lalu saya tanam dan setelah tumbuh lebat kemudian dipangkas. Dari batang hasil pemangkasan lantas jadi bahan untuk memperbanyak atau budidayakan dengan stek/tancap batang ke tanah. Beberapa jenis tanaman dibudidayakan degnan tabur biji dari bunga yang sudah mengering, seperti untuk bunga kancing dan zinnia.

Nah ini dia deretan 17 tanaman yang saya pelihara dan lolos screening ketat ala-ala cantik, hemat, anti manja ialah:

1. Vinca hibrida dan tegak


2. Miana


3. Zinnia


4. Melati jepang


5. Daun ungu


6. Puring





8. Spider plant



9. Lidah mertua


10. Lidah buaya



11. Peace lily


12. Sirih gading


13. Ginseng atau som jawa


14. Bunga kancing


15. Lantana camara atau tembelekan



16. Impatient Walleriana



17. Apa ya namanya? (2)



Media tanam
Tanaman hias, pada umumnya, membutuhkan media tanam (metan) yang porous atau mudah mengalirkan air. Lebih mudahnya untuk memahaminya, indikatornya ialah air siraman atau air hujan tidak menggenang.

Kenapa bisa tidak menggenang, ya karena air segera mengalir ke bawah. Jadi media tanam tetap dapat asupan air tapi tidak sampai berlebihan.

Komposisi campuran media tanam saya ialah 4 jenis yakni tanah, pasir, sekam bakar dan kohe alias pupuk dari kotoran kambing (yang sudah kering, matang, sudah tak mengeluarkan bau menyengat).

Rasionya semua 1:1:1:1. Dicampur dan rata. Kalau terpaksanya tanah halaman rumah berupa tanah lengket dan padat, saya biasanya mengurangi porsi tanah menjadi hanya setengahnya.

Idealnya, media tanam tadi dibiarkan 1 minggu sebelum ditanami. Meski kadang saya mah kurang sabaran hehehe.

Bagaimana kalau media tanamnya beli yang sudah jadi di toko pertanian? Bagus juga kok. Namun ada baiknya kita tambahkan pupuk kohe kambing dengan komposisi 1:1/2. Jadi kalau beli media tanam 1 karung, kohenya 1/2 karung.

Pupuk
Seperti halnya tanaman lainnya, tanaman hias juga membutuhkan pupuk sebagai nutrisi. Saya menggunakan pupuk kimia dan organik meskipun penggunaannya sebaiknya terpisah atau waktunya tidak bersamaan.

Untuk kimia, NPK mutiara menjadi andalan. Taburkan cukup 1/2 teh setiap 2 minggu.

Sedangkan untuk pupuk organik, saya membuatnya sendiri. Yang paling mudah adalah menggunakan bahan dari dapur yaitu nasi basi, air, dan gula. Caranya pernah saya tulis di sini. Mudah banget dan efektif meningkatkan mikroorganisme yang berfungsi menyuburkan dan menggemburkan media tanam dan tanah.

Salam berkebun dari Bogor :)