Monday, June 30, 2014

Red Cliff

Nonton film mandarin "Red Cliff 1" dan sekuelnya, "Red Cliff 2", saya kembali belajar beberapa hal.

Di film perang kolosal itu, salah satu tokohnya adalah ahli strategi pertempuran.

Salah satu yang dituturkan secara implisit adalah kita jangan menggunakan semua kekuatan, tapi pilah-pilih lebih dulu mana yang kita pakai.

"Itulah yang namanya: taktik," katanya. Perang yang digambarkan I film itu berlatar China pada masa para dinasti.

So, jangan seluruh pasukan dan alat perang dikerahkan. Lihat kondisi medan perang, kekuatan kita dan musuh, juga para sekutu.

Menonton film itu dan konsep strateginya, saya jadi ingat seseorang yang membabi-buta mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memenangkan jagoan politiknya.

Sayang saja sih, otak pintar ga paham strategi. Seruduk sana, seruduk sini dan kini kalang kabut diserang balik :/


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Saturday, June 28, 2014

Marhaban ya Ramadhan Run 8K


Menyambut bulan Ramadhan, saya mulai sabtu pagi ini lebih istimewa.

Jika biasanya lari 5 km, kali ini saya pasang target 8 km.

So, setelah sholat subuh jam 5, mulailah sesi pemanasan 10 menit.

Kelar memastikan settingan pengukuran jarak, kecepatan dan waktu di jam tangan ber-GPS si Garmin FR 210 #numpangpameerrr#, lanjut menuju trek langganan dekat rumah: jalan Berdikari, di Rawabelong.

Ruas jalan yang punya jalur lurus 1,3 km ini terbilang tetanggaan dengan Binus Kemanggisan, Palmerah atau Slipi. Bahkan kalau ingin berlari di GBK, Senayan Jakarta, jaraknya cuma 5 km. Naik motor hanya +- 15-20 menit.

Selama lari, beberapa 'teman' ikut menyemangati. Saya sebutin ya di antaranya :) : si American Author dengan "The Best Day of My Life", David Guetta feat Sia "Titanium", lalu Avicii "Wake Me Up, juga si Nicki Minaj "Starship" dll.

Friday, June 27, 2014

Ketika dunia makin tua (dan kepo) :D

Soal kepo, itu lho istilah untuk menyebut orang yang pengen tahu dan pingin tauk bingitttzzz, saya terhitung sebel. Sebelnya ampe di ubun-ubun ama orang yang kepo.

Kalaulah kepo karena penasaran, just ingin tahu 'ada apa sik', okelah. Tapi yang nyebelin itu kalau kepo plus-plus. Apa itu kok plus-plus... ya kepo yang kecampuran curiga dan nge-judge.

Parahnya... Pokok'e ngejudge duluan. Nanyaknya belakangan. Kalau perlu, ga usah nanya tapi langsung berisik ngerumpi ke orang-orang. Walahhh...

Mangkanya, sangking sebelnya, tak jarang saya ngerjain orang-orang kepo.

Saya mainin ke'kepo'an mereka. Pan, orang kepo itu makin sakit jiwa jika rasa ingin tahunya ga terjawab. Apalagi kalau kita malah njawab; "rahasiaaa...". Matek terkepo-kepo dah tuh orang....

Nah, kali ini, 10 menit yang lalu, saya tulis status BB sbb:

"pagi2 ke kompleks kemenhut. penting & rahasia!"

Ga nyampe lima kali tarikan nafas, BB yang bersiul, pertanda ada BBM masuk.

"Ada apa bro?"
"Kok pagi-pagi kesana"
"Bisnis kakap nih?"

Seorang kawan masuk perangkap.

Belum sempet saya jawab, eh ada satu lagi yang terpancing, "kalau ada info menarik, kabari ya". Kali ini dari rekan yang jadi wartawan.

Lho, kok bisa status BBM itu bikin orang kepo?
1. Kemenhut. Kementerian Kehutanan. Ini salah satu kementerian yang jadi inceran parpol nempatin orang-orangnya. Basah meennnn....

2. Bisnis kayu, yang soal A-Znya di pegang Kemenhut, sejak jaman kuda gigit rumput ampe Ferrari minum pertamax, ya makin sexy.

3. Pagi-pagi... Sedangkan sekarang masih jam 01 dini hari menandakan urusan saya ke sana urgen banget eh bingiitttzzzz.

Dari tiga unsur itu aja, dah bikin orang ingin tauk. Dan terbukti kan!

Kombinasi dari ketiganya lalu berkembang liar... Wah KaPeKa nih ada operasi tangkap tangan disana tuh... Atau, blaikkk... Ada ada nego alih fungsi lahan antara cukong ama aparat nihhh...

Itu baru dua orang yang eksplisit nanya, WNI lainnya yang kepo ya masih banyak lagi, yang kepo di dalem hati, yang kepo bisik-bisik dan kepo sendirian sampai ga bisa tidur karena mikirin:

"ngapain ya si Inung ke kemenhut pagi-pagi gini... Kok ga cerita-cerita... Kalau bukan urusan bisnis, pasti soal politik nih, kan ini musim pilpressss.... Palagi menteri kehutanan kan dari salah satu parpol. Truss orang-orang sono kan banyakan alumni universitas anu dan institut pertanian anu... Pasti mau bikin konspirasi nih... Gw stalking ah..." :P (Lho kok saya jadi sok penting gini hehehehe).

Padahal ye, ini padahal ceritanye: saya ke kompleks kemenhut itu NTAR pagi-pagi. Tepatnya jam 07.

Lha... Kok di status BBM ga ditulis NTAR? Ya terserah gw, lu-lu aja yang kepo hihihi.

Nah, kompleks Kemenhut itu di deket kawasan Slipi, Jakarta. sebelahan ama Kompleks Gedung DPR. Di sanalah sejak April lalu, saya punya bisnis super basah.

"Nah lho, bener kan, urusan bisnis nih. Kayu gelondongan ye, eksekusi lahan ribuan hektare ye, buat kebon sawit tuh... Ngaku deh..."

Nah, bisnis basah saya itu melibatkan Pak Bambang dan Pak Nung.

"Nah terbukti kan. Emang bener, bisnis kakap itu nggak bisa dilakukan sendirian, pasti bareng-bareng!"

Gini lho, saya memang ke kompleks Kemenhut, Manggala Wanabhakti. tepatnya di pintu 5. Kalau mau nguntit urusan saya apa, ikutin saya pagi-pagi masuk aja lewat pintu itu, susuri sampe area paling pojok-jok.

Di situ cari aja yang namanya Pak Bambang dan Pak Nung. Mereka pelatih renang saya. Bisnis saya memang super basah: renang dua kali seminggu sejak April. Di mana? Ya di kolam renang Sport Center Manggala Wanabhakti.

Lho kok tadi bilang bisnis kakap? Ya kalau nekat ya monggo cemplungin ikan kakap ke kolam renang itu, paling-paling diamuk ama sekuriti. Gelar sampeyan jadi komplit: kepo dan koplak. Pisss yoooo ... :D

Met bobok. Enam jam lagi saya mau renang :P

#jelang puasa Ramadhan.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, June 25, 2014

Provokatif!


Ketika di facebook dan twitter pada 'unjuk rasa' nampangin foto, meme politik (itu lho, foto2 yang dikasih editan + text lucu2), slogan, logo, poster copras-capres... saya kok ngerasa sumpek ya.

Mangkanya sekarang rada-rada males buka FB n bercericit di TL. Rasanya kayak dibombardir gitu...

Nah... daripada enek ama heboh copras-capres, saya iseng aja blogpost foto-poster yang memotivasi rutin lari.

Sebagian juga gonta-ganti jadi foto profil di sosmed buat ndongkrak semangat pas lari di GBK atau ketika travelling seperti postingan ini dan yang terakhir di Tanjung Enim, Sumsel :)

Beberapa di antaranya, bagi saya, provokatif banget. Seperti dua foto-poster pertama.

Sunday, June 22, 2014

Personal best...

Sabtu kemarin, saya lari sore lagi di GBK, Senayan, Jakarta.
Niatnya lari santai saja, jogging gitu. Nggak main speed.

Markir motor di depan masjid Al-Bina yang dijaga mas-mas satpam, lalu jalan kaki ke arah ring-road yang mengelilingi stadion utama. Jalan kaki sekitar 200 meter itu itung-itung pemanasan.

Setelah peregangan +-10 menit, ngeset Garmin FR 210, ngaktifin GPS, saya mulai lari dari pintu IX.
Awalnya santai, ya itu tadi karena niat awal sekadar jogging.

Tapi sepertinya ayunan kaki kok enteng banget. Kayak lebih bertenaga.

Satu putaran pertama, setara 1km, waktu tempuh sekitar 6 menit. Langkah kaki masih enteng.

Ya udah, sekalian saja saya sedikit memacu. Batin saya, 'coba satu putaran ke depan, kalau waktu tempuh bisa dibawah 6 menit, sekalian saja pasang target lari 5km.'

Wednesday, June 18, 2014

Nasi Padang ....

Sudah seminggu ini menu makan siang saya nasi padang melulu.

Senin rendang, selasa ikan, rabu telur dadar, kamis kikil, jumat ayam pop. Semua ada bumbu, sambel dan sayur daun singkong. Kecuali ayam pop-nya.

Semua juga dibungkus, kalau nggak pakai kertas coklat dikaretin, ya pake nasi kotak.

Seringnya warung padangnya sama, beberapa kali dari berasal dari rumah makan padang lainnya. Terlihat dari desain nasi kotaknya. Juga berasal dari rasa bumbunya. Beda.

Karena keseringan dan monoton, bosen juga sih. Makanya, pas makan malam saya usahain cari menu yang banyak sayurnya seperti cap cay atau sop.

Meski ngebosenin, tapi ada hepinya: lha wong gratisan :))

Met makan siang Indonesia :)


Thursday, June 12, 2014

Back Up Now!

Yang terlewat ketika hari-hari kita lewatkan melalui perangkat telekomunikasi semacam HP dan smartphone lainnya adalah tidak mem-back-up data di perangkat tersebut.

Padahal, hanya butuh langkah mudah dan waktu yang 5 menit 10 menit. 'Tidak Mem-back-up' artinya bisa macem-macem: enggan, males, gak kepikiran dan masa bodoh.

Nah, baru nyadar kalau hal itu puenting banget adalah ketika kena masalah. HP ilang, smartphone rusak, gadget blank dan semua data ilang. Ya data kerjaan, file-file dan yang paling sering kita dengar adalah "BB gue mati total, semua nomer-nomer kontak ilang semua...!"

Nah looo... makanya sempatkan mencopy data yang ada di gadget. Alat yang kita butuhin lazimnya sudah ada di paket pembelian: kabel data.

Hubungkan ke komputer atau laptop, ikutin perintah yang ada. Atau, kalau bingung, browsing dulu, kali-kali beda perangkat beda prosedur.

Sebelum melongo dan menyesal, ngamuk-ngamuk atau jari pegal ngubungin teman-teman kita buat nanya nomer kontak, ya sempetin 5 menit 10 menit tadi.

Kalau mau lebih safe, file back-up tadi dikirim ke email kita sendiri. Analoginya, kayak kita naruh barang di loker yang kuncinya kita pegang sendiri.

Just do it, no regret later :)