Tuesday, September 30, 2014

Annoying


"Alumni 'sana' mas? masak sih? alumni 'sana' kan gaul-gaul?" katanya sambil menjauhkan muka nyebahi-nya dari saya dan matanya seperti me-scanning tampang saya.

Ealahhh... baru ketemu dan kenalan usai seminar soal demokrasi kok ya udah bikin standardisasi mana yang layak jadi alumni 'sana' dan mana yang gaul, mana yang enggak gaul.

Go to hell-lah dengan ide-ide egaliter, demokratis, asa perubahan-perubahan dan pluralisme kalau malah doyan pilah-pilih n nyeragamin orang lain. :/

#efekaktivisgenitmodalquotedansoksmart

Saya termangu, sambil mengunyah makan siang dari panitia yang tiba-tiba terasa hambar.

Usai ngomong gitu, dianya juga pindah tempat duduk. Mendekat ke selebriti-selebriti kampus kayak dosen, aktivis dan para pembicara.

Saya masih ngunyah tapi mata saya ndomblong.

Terbawa rasa sebal, ya muncul juga gerutuan di dalam hati: kok bisa ya aktivis lembaga demokrasi tapi kurang bisa menjaga sikap empati.

Setahu saya sih, wawasan demokratisasi di NGO-NGO seperti itu disemai dengan membiasakan sikap-sikap empati. Karena sikap empati berlatar belakang kesadaran bahwa setiap individu dan komunitas itu memiliki keberagaman yang mesti dihargai.

note:... awalnya, tuturan ini mau saya posting di FB. tapi mengingat kecenderungan orang-orang kalau komentar di FB itu langsung nembak dar-der-dor tanpa nanya konteksnya, maka saya posting di blog aja.

Apalagi kalau di blog kan space-nya lebih banyak, bisa panjang, bisa nyeritain sedikit  hal ihwalnya. Ngono. :)

Monday, September 29, 2014

Proyek

Membuka email-email yang masuk, saya jadi nyadar ternyata ada banyak hal yang bisa saya lakukan di Oktober ini.

Tidak terkait kerjaan dari kantor, justru lebih tepatnya terkait kesenengan selama ini: nulis.

Tampaknya, jika ingin lancar, saya mesti bikin list dan time-schedule sederhana.

Sekalian juga, mumpung kerjaan dari kantor bisa disiasati. Lumayanlah, bagi-bagi waktu biar semua res-beres.

Selamat mengakhiri bulan September, maree nyambut Oktober :)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, September 28, 2014

Doorprize!!! :D

"Tangi isuk, ben rejeki ora dithothol pitik - Bangun itu yang pagi-pagi, supaya rejeki enggak dimakan ayam"

Patuh pada petuah nenek-moyang, tadi pagi saya bangun pukul 04.25. Setelah minum sereal hangat, lalu subuhan.

Kemudian, ganti baju untuk ritual khusus hari Minggu, 28 September 2014 ini: kaos lari, celana pendek, jam tangan Garmin FR 210 with GPS tracking, dan sepatu Adidas Trail AX 1.

Kelar. Lalu meluncur ke mall fX Sudirman, kawasan Senayan, Jakarta. Yeaaahhhh... saya ikut Sunday Fun Run 6km :))

Urutan selanjutnya ya seperti event lari lainnya. Start dan ayunkan langkah.

Ga usah ngoyo. Ga terpengaruh oleh laju pelari yang ngebut di awal lomba. tuntasin jarak.

Saya berlari mengikuti kecepatan langkah kaki saya sendiri. Nikmati selangkah demi selangkah.

Dan akhirnya menjejak garis finish serta dikalungi medali finisher oleh mbak-mbak manis. Jarak 6 km saya rampungkan dalam waktu 41 menit. Kecepatan atau pace 6mnt:40detik per kilometer.

Usai lari, makan pisang dan minum air putih plus jus buah dari panitia, lanjut bagi-bagi doorprize.

Sesi pertama bagi-bagi doorprize, kenalan baru saya, si Andri naik ke panggung. Jawabannya tepat dan nenteng kado. Entah apa isinya.

Saya nekat di sesi kedua.

"Sebutkan tiga nama gerai milik Mitra Adiperkasa di fX ini?" tanya mas-mas MC.

"Sport Stations, Starbuck, dan Kidz Station," jawab saya setelah mikir lama :))

"Tepat sekali!" Dan sayapun cengengesan mengenggam voucher gratis sepatu Skechers GoRun-3 :p

Alhamdulillah. Rejeki keringetan di minggu pagi, sebelum di-thothol ayam :)

@inung_gnb

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, September 23, 2014

Hai Rabu, gw pengen lari!

Sudah tiga hari ini saya terkapar, menyerah oleh serangan virus flu. Sejak hari minggu sore, terus berlanjut di hari senin dan selasa ini.

Sore tadi, saya terbangun dari tidur siang dengan kondisi sudah entengan. Moga-moga pertanda baik.

Selain obat flu (bukan antibiotik ya), minum air putih memang diperbanyak. Terus, makan sayur hangat seperti capcay rebus di Kay Lan, di deket Binus Kemanggisan, JakBar, sore tadi.

Lumayan, keringat menderas di balik baju. Rasanya enak juga ya bisa keringetan :)

Untuk besok pagi, pengennya sih lari pagi. Badan sudah pegel-pegel minta diajak lari hehehe... Terakhir berlari pada sabtu kemarin, 12 km di GBK, Senayan.

Kalau badan belum enakan, saya tetep keluar rumah usai subuhan. Meski enggak lari, target minimalnya ya power-walking, jalan kaki agak cepetan.

Sekarang ngaso dulu, tidur sebelum jam 00.00. Wish better tomorrow, have a good wednesday :)




Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, September 22, 2014

12 Kilometer

Duabelas kilometer. Itu jarak tempuh saya ketika lari pada sabtu, malam minggu kemarin di GBK, Senayan, Jakarta.

Sempat tertunda karena hujan deras bakda ashar, lantas saya mundurkan setelah maghrib.

Jarak segitu juga jadi catatan lari saya yang terjauh selama ini.

Minggu depan, jadwal lari jauh lainnya sudah menanti. Targetnya bertambah dua km lagi, jadi 14 km.

Sejak pekan kemarin, saya memang mulai program latihan untuk mampu lari half-marathon. Yaitu 21 km.

Latihannya enggak cuma di akhir pekan tetapi minimal 3 kali seminggu. Rinciannya: lari +- 5 km di hari selasa, lalu kamis 7-8 km.

Sedangkan di hari sabtu atau minggu (salah satu saja), saya ambil lari jauh alias long-run. Setiap pekannya, jarak tempuhnya terus bertambah.

Targetnya, pada minggu 26 Oktober 2014, sanggup menempuh jarak 21km atawa Half Marathon. :) amien.

@inung_gnb

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, September 19, 2014

Pisang, Madu dan Kolang-kaling

Sejak jalan-jalan ke (sebagian kecil) sudut-sudut negeri, saya semakin merasa beruntung lahir dan memiliki Tanah Air ini. Beberapa cerita sudah saya tuturkan di postingan sebelumnya.

Kini, menyesap obrolan dengan kawan-kawan sesama pelari, saya kembali mensyukuri tinggal di tanah kelahiran.

Sebagai penghobi lari untuk hepi-hepi, asupan energi menjadi hal penting. Jenis makanan dan asupan pun sudah ada disekitar kita, bahkan ditanam disini dan ada di pasar-pasar serta penjual sayur keliling, yaitu pisang, madu dan kolang-kaling.

Jadi, tidak perlu membeli ekstrak makanan atau nutritition gel yang diimpor dari luar negeri. Sudah mahal, juga diolah dari makanan-makanan yang sejatinya mudah kita dapatkan sehari-hari.

Pisang:
Ini buah favorit sumber energi saya saat lari pagi dan sore. Memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tenaga, gampang dicerna dan tidak bikin begah.

Jika lari pagi, saya makan 1 jam sebelumnya. Jadi bangun jam 04.30, minum air putih, lanjut makan pisang. Lalu sholat subuh dan mulai pemanasan jam 05.15 lantas mulai lari 05.30. Pas satu jam

Madu:
Sudah jadi pengetahuan umum, madu merupakan gudang nutrisi dan protein. Bisa dikonsumsi langsung atau menjadi tambahan pada minuman teh hangat, pas untuk sehabis lari.

Kolang-kaling:
Lha ini, soal kolang-kaling merupakan pengetahuan terbaru yang saya dapatkan dari teman-teman komunitas lari.

Mengkonsumsi kolang-kaling ternyata mampu membantu pelumasan sendi, termasuk sendi-sendi di bagian kaki.

Saat kita berlari, sendi-sendi kaki paling banyak bergerak dan, seperti halnya kendaraan bermotor, bagian-bagian yang bergerak memerlukan pelumas.

Jika sedang berlari jarak jauh, kolang-kaling perlu menjadi bekal. Taruh saja di kantong atau tas pinggang kecil. Makanlah, misalnya saat memasuki kilometer 15, berlari lebih pelan dan disusul minum air.

Dua lagi asupan sumber tenaga yaitu coklat dan korma. Bahan baku coklat berasal dari tanaman kakao yang banyak ditanam di Indonesia. Berbeda dengan tiga asupan sebelumnya, coklat perlu melewati proses rumit sebelum kita konsumsi, entah berupa coklat batangan atau minuman.

Sedangkan korma, berasal dari Timur Tengah meski ada juga yang mencoba menanamnya di sini. Meski makanan impor, harganya masih terjangkau. Kemarin saya membeli korma setengah kg seharga hanya Rp 9000,-

Saya biasa makan korma sebelum lari. Jadi sekaligus untuk selingan pisang, supaya enggak bosen.

Korma juga baik untuk bekal saat lari jarak jauh. Agar praktis, saya membuang biji kurma dan menyimpannya di plastik dan taruh di kantong atau tas pinggang.

Kandungan nutrisinya yang kaya membuat korma bisa menjadi alternatif bagi coklat batangan atau nutrition-gel yang harganya lebih mahal.

Salam dari Palmerah, salah satu sudut ibukota Indonesia :)

@inung_gnb

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, September 17, 2014

Pilih mana, League GTR atau Jakarta Marathon?


 

OKTOBER besok, ada dua event lomba lari yang berdekatan di Jakarta. Yaitu, League "Grib The Road" pada 19 Oktober dan Jakarta Marathon, 26 Oktober 2014.

Selisih keduanya terhitung mepet. Hanya berjarak satu pekan. Dua-duanya digelar di hari minggu pagi sekitar dan start +- pukul 06.00.

Saya sendiri tertarik pada dua race lari itu. Tapi yang bakal saya ikuti hanya salah satu.

Nah untuk nambah bingung mana yang akan saya pilih, berikut ini rinciannya:



League GTR
JakMar 2014
Hari/tanggal
Minggu, 19 Oktober 2014
Minggu, 26 Oktober 2014
Start
PRJ Kemayoran
Monas
Jarak
8K dan 15K
5K, 10K, HM 21K, FM 42K
Biaya pendaftaran
Rp 400ribu (mendapat sepatu lari Sportivo) - 500ribu (sepatu ZIP Run)
Rp 200rb (5K), 350rb (10K), 500rb (HM), 650rb (FM)
Fasilitas
- sesuai standar lari » medali finisher, kaos, timing clip, water station/air dll
- disediakan bis antar-jemput dan sarapan usai race.
sesuai standar lari » medali finisher, kaos, timing clip, water station/air dll
KELEBIHAN

tiap peserta mendapat sepatu lari seri terbaru dari League. Sepadan dengan biaya pendaftaran yang setengah juta rupiah itu :)
event lari bergengsi, massal, berkelas internasional, prestisius. Event rutin tahunan.
KEKURANGAN

dari sisi level enggak seprestisius JakMar.
Dibanding dengan GTR, JakMar tanpa pemberian sepatu.
Website pendaftaran, informasi rute dll


 Note: 

- Event League GTR mungkin cocok bagi yang kebetulan ingin beli sepatu lari baru atau nambah koleksi. Juga pas untuk mengukur kemampuan lari jarak menengah dan jarak jauh.
- untuk JakMar, pas buat yang ingin menikmati lari di ajang bergengsi. Atmosfer lari di event yang massal memang terasa lebih menyenangkan dibanding latihan di hari biasa dan sekaligus jadi ajang rekreasi serta olahraga bersama keluarga dan teman.

@inung_gnb

Sepatu ZIP Run untuk peserta GTR. Tersedia warna lain.