Kira-kira dua mingguan lalu, saya kluyuran ke laman FB setelah beberapa lama tidak saya tengok. Salah satu foto yang menarik adalah kawan yang memamerkan aneka peralatan kegiatan outdoor-nya.
Tas punggung yang berisi kantong air - hydration pack, pakaian, sepatu dan juga jam tangan. Entah apa mereknya, si jam tangan katanya mampu menghitung jarak, kecepatan. Dia juga cerita koleksi jam tangan lainnya memiliki feature menghitung ketinggian - altimeter, barometer dan temperatur plus kompas digital.
Hmmm... saya tergoda, mupeng.
Lantas segera googling produk sejenis, terutama jam tangan yang mempunyai fasilitas menghitung jarak kecepatan dan kalori pas berlari.
Artikel Lari:- Program Latihan Lari untuk Pemula ... https://goo.gl/5npAoR
- Latihan pendukung, lari lebih cepat, lebih lama: Strength / Circuit Training ...
https://goo.gl/KEpQaR
Konon, jika ingin presisi, produk jam tangan olahraga yang dilengkapi GPS alias global positioning system. Ketika bersiap lari, kita tinggal mengaktifkan GPS, tunggu sekian belas detik, bisa juga perlu satu-dua menit hingga satelit ''mengunci" posisi kita.
Mulailah melaju. Dan jam tangan akan mulai menghitung dan menampilkan angka-angka jarak, kecepatan dan kalori. Khusus untuk kecepatan, istilahnya adalah pace. Jadi bukan seperti spedometer mobil atau sepeda motor yang satuannya km/jam alias berapa kilometer yang ditempuh setiap jam.
Sedangkan satuan pace ialah menit/km. Atau, berapa menit untuk setiap kilometer.
Dari browsing-browsing dengan mata nanar saking kepengennya :)), saya mengenal merek jam tangan yang ada 'mesin' GPS di dalamnya yaitu: Garmin dan New Balance. Katanya sih beberapa Timex juga memiliki fungsi GPS tapi saya nggak nemu-nemu.
Suaking pengennya, saya juga menghitung-hitung daya beli kantong saya. Ya maklum, jam tangan ber-GPS harganya lumayan juga sih, sekitar Rp 1,5 juta.
Satu setengah juta rupiah memang rata-rata harga terendah jam tangan berteknologi satelit itu.