Showing posts with label jarak. Show all posts
Showing posts with label jarak. Show all posts

Thursday, November 22, 2018

Peta dan Jarak Antar Stasiun KRL Commuterline Jabodetabek

Penumpang KRL Jakarta Kota - Bogor - Inung Gunarba

Saya menyukai informasi peta karena menyajikan informasi yang bermanfaat untuk mengenali lingkungan sekitar dan juga, tentu saja,  membantu navigasi sehari-hari. Karena itulah saya juga merasa terbantu dengan peta KRL Commuterline area Jabodetabek, apalagi tersaji pula info jarak antar stasiun kereta bagi penumpang KRL seperti saya.

Dari paparan peta yang kini banyak terpampang di stasiun-stasiun, kita bisa mengetahui jarak dari stasiun satu ke yang lainnya. Lengkap, baik dari dan ke Jakarta Kota, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Bahkan komplet pula stasiun dan jarak ke arah Banten, yakni Maja. 

Contoh informasi ialah jarak Bogor - Jakarta Kota totalnya mencapai +- 53 kilometer. Sedangkan jika dari Cilebut ke Gondangdia yakni 40 km.

Ini foto peta tapi resolusinya kurang tinggi.
Untuk jarak lainnya, kita tinggal menjumlahkannya jarak antar stasiun. Urutan stasiun yang dilalui juga mudah dipahami bagi pengguna KRL newbie hehehe.

Kelak, jika light rail train alias LRT Jakarta Depok Bogor yang lintasannya di sisi jalan tol Jagorawi, saya harap akan dibuatkan peta dan diintegrasikan dengan peta ini.

Sejauh ini, saya kurang tahu posisi stasiun pemberangkatan yang dari Bogor, apakah akan dibangun di Baranangsiang, Stasiun Bogor eksisting atau tembus sekalian di Tajur atau Ciawi. 

Salam roker dan anker :)

https://jakartabytrain.com/the-maps/commuter-line-route-map, resolusi fotonya gedean.




Tuesday, October 20, 2015

Trik motivasi lari: Konversi jarak


Buat pelari atau goweser, memotivasi diri sendiri itu gampang. 

Ada cara alternatif selain pasang status dan foto setiap habis peplayon dan nggenjot pedal :)

Apa itu? konversi jarak.
Tujuannya, agar bisa ngebayangin jarak tertentu itu sejauh dari mana ke mana. Rekan-rekan pelari juga menyebutnya: visualisasi.

Jadi gini. Biasanya kan kita lari-lari di trek stadion atau lapangan atawa sekitaran kompleks rumah. Kita muter-muter sampai 5Km dan seterusnya hingga 10K atau bablas 21K (half marathon bahkan tembus full marathon 42K).

Dari trek muter-muter kayak gangsingan itu, kita konversikan saja ke rute jalanan. Pakai aja beberapa aplikasi map alias peta online.

Aku biasanya pakai mapmyrun.com. pilihan lainnya banyak, gugling wae.

Hasil iseng sore ini, aku pakai peta Jogja dan bikin beberapa varian rute. 

Dari situ jadi bisa mbayangin: oh kalau 5 K itu ternyata setara dari sini ke sini. Kalau 10K kek gini n gitu. lha kalau full marathon yang 42km piye? yo bayangin aja dikalikan 4 kali wkwkwk. #siapkangalonair