Showing posts with label video. Show all posts
Showing posts with label video. Show all posts

Monday, November 4, 2019

Belajar lagi

sumber
Tiba-tiba iseng pengen bebikinan video tutorial, saya ngubek-ubek beberapa referensinya. Tentu jumlahnya banyak artikelnya. Dari youtube, artikel Kompasiana, blog dan lain-lain.

Ketemunya ya inilah. Sengaja saya nggak ingin banyak-banyak, ntar mabok. Ini saja kalau diitung sudah ada 6 link. Cukuplah buat pengantar pemula kek saya ini hehehe.

Sekalian anggap saja PR untuk dibaca-baca sambil makan kwaci. Semuanya di bawah ini sudah saya coba.
  1. Bikin video pendek untuk media sosial
  2. Lima jenis konten medsos
  3. Bikin vlog euy!
  4. Edit video pakai app Quik
  5. Storyboard untuk konten e-learning
  6. Komponen-komponen multimedia
Nah kalau yang suka lari, sepedaan dan aktivitas outdoor, bisa mendokumentasikan track lari/gowes memakai Relive. Gampang banget bikin videonya.

Web Penyedia Foto Gratis
Oya, sekalian saya kumpulin website yang menyediakan foto yang bisa di- download dengan gratis. Saya menyukai yang simpel (tidak perlu daftar/ registrasi dll). Jadi ini memudahkan cara mencari dan download foto gratis, juga ilustrasi, gambar, vektor, video dan lain-lain.


Ini sangat membantu kita jika ingin melengkapi artikel di blog atau web kita dengan ilustrasi foto. Tersedia pula pilihan selain foto, seperti ikon, vektor dan lain-lain, bahkan ada yang menyediakan unduh video. Bukan kah artikel makin cakep jika lengkap dengan ilustrasi foto, ye kan.

Meski gratis, sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih, sebaiknya kita menyematkan atribusi kepada sang fotografer. Gampang kok, tinggal copas format atribusi yang sudah disematkan. Ini link web foto gratis, diurutkan sesuai favorit saya hehehe:
  1. Pixabay (foto, vektor, dan video)
  2. Unsplash (foto)
  3. Freepik (foto, vektor, ikon)
  4. Pexels (foto dan video)
  5. PicJumbo (foto)
  6. Burst
  7. Foodiesfeed (banyak nih foto makanan, kuliner)
  8. StockSnap (foto)
Ada juga lainnya, karena belum sempat update, saya taruh saja link artikelnya ini ya

Saturday, September 16, 2017

Lari nyaman - bahu kekar berkat latihan beban :D


Rute lari kali ini mengarah ke Permata Hijau Jakarta, jaraknya cukup 5 km saja.

Treknya termasuk jalan raya alias road dengan aspal mulus meski di beberapa potong jalan mesti lari di trotoar yang kurang rata. Video tracking lari saya buat memakai aplikasi Relive. Anda juga bisa membuatnya karena mudah, urutan caranya ada di artikel tips membuat video lari.

Lari sesorean ini juga terasa nyaman. Berlari pada kecepatan 'natural', run at my own pace.

Ayunan lengan juga ringan, bahu tidak pegal. Punggung saya juga tidak membungkuk, tetap lurus. Begitu pula pinggul tak merasa kelelahan meski itulah bagian 'engsel' antara tubuh atas dengan kaki.

Saya yakin ini buah dari latihan strength dan latihan beban sederhana sebulanan kemarin: plank, push up, angkat dumble yang fokus melatih core dan bahu. Menu latihan penguatan ini juga saya sarankan kepada kawan-kawan latihan lari lainnya.

Latihan plank misalnya, pada dasarnya membantu memperkuat core atau inti tubuh. Jenis latihan ini memperkuat bahu, perut, paha depan dan terutama pinggul.

Sedangkan push up untuk melatih dan membentuk otot dada dan sebagian bahu. Saya juga melakukan chair dip untuk melatih tricep di lengan belakang.

Sedangkan latihan beban menggunakan dumble 4kg, 6kg dan 2 botol air yang disatukan, saya andalkan untuk memperkuat sekaligus membentuk otot lengan atas dan bahu. Sepertinya sekarang saya mulai 'memanen' hasilnya: lekuk garis otot lengan mulai terbentuk :D

Dan, sore tadi saya sengaja pakai kaos tanpa lengan, pamer biceps hehehe. Hasilnya, dilihatin oleh cewek boncengan motor di Permata Hijau. Awas meleng, dek! :D :P

#run #relive

Sunday, August 6, 2017

Relive: cara membuat video tracking lari, sepeda dan trail


My track, my adventure :)

Aplikasi relive ini memanjakan kita yang doyan lari, bersepeda dan aktivitas luar ruangan lainnya karena video racikannya menampilkan visualisasi 3D dan pemandangan "mata burung".

Lebih jelasnya, putar saja contoh video lari saya sore tadi. Jaraknya 5K alias lima kilometer di rute perkotaan, Jakarta.

Jika kita berlari lebih jauh dan di trek yang medannya naik turun maka video relive lebih cakep. Penggemar sepeda, lari jarak jauh dan trail running yang bakal lebih kepincut pada aplikasi ini, karena ada visualisasi tingkat ketinggian/elevasi (trek naik turun).

Cara membuatnya mudah:

1. Intinya,  yang kita butuhkan adalah 2 aplikasi untuk diunduh yaitu relive.cc di Google Playstore atau iOS dan aplikasi sport tracker seperti endomondo, strava, garmin dll.

Nantinya, Relive bekerja dengan cara mengolah data trek di aplikasi sport tracker lainnya tersebut.

Aplikasi Relive

Aplikasi Endomondo

2. Setelah men-download, lakukan registrasi di Relive seperti biasa.

3. Pilih salah satu sport tracker yang biasa kita pakai. Biasa pakai Strava ya pakai Strava, begitu juga jika doyan endomondo :)

4. Berlarilah seperti biasa ditemani tracker kesayangan, endomondo, strava, garmin dll. Oiya, Relive menetapkan batas jarak minimal. Untuk lari, minimal 3 kilometer dan bersepeda 5 km. Sepertinya ini syarat yang mudah dipenuhi jika kita sudah doyan lari kan ya :)