Tuesday, March 10, 2026

Saat Ombak Tinggi, Nelayan Memperbaiki Jaring




Ada pepatah atau ungkapan dari kehidupan pesisir: ketika ombak sedang tinggi, nelayan tidak melaut, mereka memperbaiki jaring.

Mereka tahu laut tidak bisa dipaksa, jadi waktu di darat dipakai untuk menambal jala, merapikan perahu, dan bersiap ketika laut kembali bersahabat.

Saya kok merasa pepatah itu sedang relevan dengan kondisi 'in this economy' sekarang yang kadang tidak menentu bagi banyak orang.

Peluang kerja terasa sempit, bahkan rasionalisasi / efisiensi, (versi sopan dari lay off atau PHK), tim HR freeze hiring alias tidak melakukan perekrutan baru, bisnis melambat, dan banyak orang merasa seperti sedang berdiri di tepi laut yang ombaknya terlalu tinggi untuk dilawan.

Tetapi mungkin justru di masa seperti inilah kita sebenarnya sedang diberi waktu untuk memperbaiki "jaring kehidupan" kita sendiri.

Bukan berarti berhenti berusaha ya, tetapi sambil berjalan kita juga meningkatkan kemampuan existing yang mungkin selama ini belum sempat dipelajari dengan serius. Atau, malah skill anyar. 

Misalnya memperbaiki bahasa Inggris, bukan hanya grammar, tetapi juga kemampuan percakapan yang diselaraskan dengan bidang kita.

Atau mulai belajar keterampilan digital yang sekarang semakin dibutuhkan, seperti digital marketing, manajemen media sosial, editing foto - video pendek, dan memahami cara menggunakan AI lewat teknik prompt yang efektif.

Hal-hal seperti itu mungkin terlihat kecil jika dipelajari sedikit demi sedikit setiap hari.

Tetapi jika dilakukan selama berbulan-bulan, sebenarnya kita sedang membangun versi diri yang jauh lebih siap ketika peluang ekonomi kembali pulih dan terbuka lebih luas (aamiin). 

Oiya mungkin kadang terlintas merasa hidup harus selalu menghasilkan sesuatu sekarang juga, seperti nelayan yang harus terus melaut setiap hari tanpa jeda.

Padahal nyatanya, bahkan nelayan level suhu pun tahu ada musim ombak tinggi, yang paling bijak justru bukan melaut, tetapi memperbaiki alat tangkapnya. Menambal badan dan memperbaiki mesin perahu.

Karena ketika ombak akhirnya mereda dan laut kembali tenang, nelayan yang rajin memperbaiki jaring biasanya berangkat dengan persiapan paling matang.

Dan sering kali justru mereka yang pulang dengan tangkapan paling banyak.

Jadi kalau hari-hari ini terasa seperti sedang menghadapi ombak yg tinggi dalam hidup atau pekerjaan, mungkin itu bukan hanya dipandang sebagai masa sulit semata.

Mungkin itu juga seolah kita diberi jeda untuk memperbaiki jaring kemampuan kita, supaya ketika waktunya datang, kita melaut dengan cara yang jauh lebih siap dari sebelumnya.

Btw tiba-tiba pagi-pagi bijak begini, apakah ini berkah dari Lailatul Qadar? 🙂😃

Pidihil baru begadang netflikan.