Saturday, June 30, 2012

Jual :: Ipad 2 16 gb wifi Only - Jakarta

[ ini posting jualan pertama :) ]

Langsung aje:

SOLD!

Dah terjual ke agan dari Tanjung Duren, Jakarta pagi ini. COD deket Binus.
Trims Blogger n Kaskuser.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

JUAL ::
Ipad 2 (seri 2) Apple
Harga : SOLD
Posisi Jakarta, Palmerah. deket Binus

Spesifikasi ::
- 16 gb
- Wifi only 
- Nggak 3G
- White

Kondisi: 
- 99 persen (mulusss)
- Belum dipakai, pernah dinyalain 2-3 kali
- Udah di buka
- Layar belum tersentuh sidik jari, masih terbungkus plastik pabrik
- Isi box lengkap bawaan pabrik, charger original

KENAPA dijual?
- Ga cocok buat kerja (saya lebih banyak ngetik/ nulis dalam waktu lama)
- Ini barang dapet dari hadiah gathering relasi sebulan lalu, Mei 2012

Tuesday, June 26, 2012

Jelajah


Malam ini, tepatnya dini hari ini, saya menjelajah sudut-sudut bumi.
Dari markas pemadam kebakaran di Jakarta Barat, menyusuri deretan
kios-kios tua Pasar Telo di Jogja.

Lantas menyeberang ke hutan Kalimantan yang meranggas, bukan oleh
musim kering tapi habis ditebas dan disulap menjadi kebun sawit bahkan
tambang batu bara.

Disini saya termangu-mangu setengah jam. Dan mulai berbelok ke utara,
menyisir pegunungan China utara. Mampir sebentar ke Kazakhstan,
memotret lanskap perkotaan ibukota baru mereka, Astana.

Sunday, June 24, 2012

Insomnia

++ : semalem aku begadangan

-- : susah tidur yak? Insomnia?

++ : ee... sengaja insomnia!

Saturday, June 16, 2012

Pulang



Dari kegemaran saya soal travelling, perjalanan pulang tetaplah yang paling saya sukai.

Pulang bagi saya bukan lagi identik tentang satu kota tujuan. Sampai usia 30 tahun saya memang tinggal di kota kelahiran Jogja.

Lantas menikah dengan Bundanya Kaka yg berkampung halaman Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Kini, kami tinggal di Palmerah, Jakarta.

Perjalanan ke tiga kota itu saya anggap sebagai pulang. Dari Jakarta, saya menikmati perjalanan ke Jogja. Begitu juga ketika kembali ke Ibukota.

Deru derak roda kereta saya nikmati. Pula, keramaian di ruang tunggu bandara. Juga, hiruk pikuk di Merak dan aroma ruang-ruang kapal feri menuju Bakauheni ketika menyeberang ke Sumatera.

Friday, June 15, 2012

Makan (bener-bener)malem

Bangun dari tidur. Dini hari. Perut separo laper. Makan di tengah keheningan sekeliling.

Tentu saya pernah terbangun lewat tengah malam. Entah karena mimpi ga asek atau benar-benar spontan terbangun.

Beranjak dari kasur, menuju ruang tengah. Mata memicing menghitung sudut jarum jam dinding. "Jam satu."
Atau, "Jam setengah tiga," gumam dalam hati.

Istri bobok ngelonin Kaka. Atau ketika masih di Jogja, kakak-kakak pun terlelap.

Siaran TV jarang yang menarik di waktu malam. Kecuali musim bola seperti Piala Eropa seperti sekarang.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails