Monday, June 20, 2016

Cadangkan / back up data nomor kontak HP, BB, Android




Back-up lah data/nomor kontak HP ke PC, selain ke akun google/Gmail

###

Sebelum nangis-nangis kehilangan data, sebelum panjenengan nulis status:

"HP hang... kehujanan... tenggelem waktu diving ... dimainin bocil "dicuci" di wastafel, 3000-6000-8000 nomor kontak gw amblas ga ada back-up aauuuwww...."

Gw pernah. Awalnya hang, terus sistem restart, HP ga bisa dipakai. Untungnya rajin back-up jd pas ada HP baru, data-data langsung "dicangkok"in.

Makanya mumpung ada waktu, cadangkan data sampeyan di PC.
Lakukan saja ga usah nawar. Sebelum nangis. Karena ngadu dan mewek di medsos ya nggak ngefek ketika data keburu amblas :/

Kalau elu masih ngotot n nanya: "Lho kan sudah sinkron ke email?" ... sinkron ke email itu ndak nyadangin data aplikasi, foto, dokumen dll.

Lagian kalau elu masih nawar-nawar maka terus terang gw khawatir populasi orang yg mewek di sosmed krn kehilangan data di HP, bakal nambah satu :)
‪#‎antisipasi‬

###

Kuis: you kan butuh bertahun-tahun buat ngumpulin nomor-nomor kontak saudara, temen sekolah, kuliah, rekan kerja, rekanan proyek, nomor-nomor darurat to?

Nah proses back-up hanya makan waktu itungan menit, maksimal 1 jam untuk yang komplet (tergantung data elu). Nah sekarang, kata Cak Lontong, mulailah "...mikirrr!" :D

--- Untuk BB, pakai Blackberry Link di PC, download di http://us.blackberry.com/sof.../desktop/blackberry-link.html.

-- Untuk Android, lebih banyak pilihan: seperti Avast Mobil BckUp, Super BckUp, Easy Backup. Review. Btw untuk App Backup & Restore, ini hanya mem-back-up aplikasi andorid, kalau yang lain bisa kontak dll.

Review aplikasi-aplikasi di atas ada di link ini >>
- http://goo.gl/Qa2qkE
- http://goo.gl/k2LDEr
- http://goo.gl/2zsBcg

Tuesday, June 14, 2016

Program latihan lari dasar, from walker to runner.


Hallooo...

Pekan ini dua rekan saya me-request tabel panduan program latihan lari dasar. Jadi setelah saya kirim via FB dan WA, sekalian saya share di sini.

Targetnya memang untuk rekan-rekan yang kemampuan dan pengalaman larinya nol, hingga nantinya mampu lari 30 menit nonstop.

Teman bilang: from walker to runner. dari pejalan kaki menjadi pelari :)

Awalannya memang berorientasi pada waktu. Jangan mikirin jarak dan kecepatan. Berlarilah pelan, soal kecepatan akan bertambah dengan sendirinya. Fokus ke target lari 30 menit.

INTERVAL
Prinsipnya ialah menerapkan pola interval running yang dalam hal ini ialah selang-seling antara lari dan jalan kaki. Variasi ini demi memberikan adaptasi pada tubuh.

Pola interval running juga digunakan untuk latihan untuk meningkatkan daya tahan dan kekuatan, endurance & strenght. Variannya tentu bukan lagi jalan+lari, tetapi lari pelan+lari cepat.

Tentu ada pertanyaan, apakah program ini efektif? saya dan kawan sudah membuktikannya. Kebetulan waktu luang saya rada woles. Saya yang domisili di Jakarta memandu kawan yang di Jogja melalui BB dan WA, menjelang hari latihan kami ber-WA untuk persiapan latihan esok hari. 

IT'S ALL 'BOUT YOU
Oya, mau tahu kendala utamanya apa? Yaitu diri Anda sendiri karena semua kembali ke komitmen. 

Di sini tidak ada yang mengatur jadwal Anda, hari dan waktu bisa diatur sendiri. Selasa, Kamis, Minggu itu hanya ilustrasi, bisa dimodifikasi dan disesuaikan. 

Jika ini tercapai, dan saya yakin rekan-rekan mampu, maka raihan ini jadi modal kuat untuk ke target berikutnya: lari 5 Km, 8 Km, 10K dst.

MASIH MAU YANG INSTAN?
Jika masih saja bertanya: "Kok 8 minggu? Kelamaaaannnn... ada yang lebih cepat?"

Please, saya mohon Anda jangan sekali-kali memotong dan melompati tahapan latihan.

WARNING: mohon ikuti tahapan lari dari awal persis di tabel, jangan memotong atau melompati meskipun Anda merasa mampu lari beberapa puluh detik atau menit. 
Tujuan pentahapan adalah semata-mata berlatih dengan menyenangkan dan minim cedera. fun n safely running.
Tekan habis EGO! di tahap awal ini yang harus Anda waspadai adalah ANDA sendiri! 
Itulah mengapa saya menekankan bahwa faktor utama berlatih lari di tahap awal ini bukanlah soal fisik, melainkan kesabaran, percaya pada proses, dan disiplin.

Lagian, saya pernah ketemu kawan dan pelari yang latihan larinya maunya serba instan. Ikutan lari tanpa persiapan, hanya merasa kuat karena mengaku dulu pernah 2-3 lari (hahahahaaaa... ternyata yang dimaksud 'dulu' ialah jaman SMP-SMA :D ). 

Lantas, yang terjadi adalah terkapar dan pegal-pegal, rasa nusuk-nusuk di pinggang, paha belakang, depan, betis. Duduk di kursi saja meringis-ringis :|. Lalu bilang bahwa "lari hanya bikin sakit"...  Lah padahal dia sendiri yang nggak bjak dan nggak sabaran.

So, semua kembali ke cara. Ada cara yang aman kok ya masih terburu nafsu ambil cara yang tidak menyenangkan :)

PEACE!
Benar kata kawan, lari itu olah raga yang juga melatih kemampuan berdamai dengan diri sendiri, meredam ego dan nafsu. Masih mau yang instan, ngopi saja yuk :D

Jadi, percaya saja pada proses. Lagian ini program yang bertahap dari jalan kaki hingga mampu berlari nonstop, meminimalisir risiko cedera, menekan serendah mungkin rasa pegal dan kesakitan usai lari (jika dibandingkan dengan latihan yang serba nggak sabaran) dan fokus pada adaptasi.

...
Feel free, monggo diunduh, download. Save as, simpan di memory semaret-phone :). Anytime rekan mau latihan, tinggal buka. Atau di-print, tempel di cermin heheheee.

Priitttt... let's run! :D

#####

UPDATE:
Cerita menemani kawan sepelarian dari proses full jalan kaki, kombinasi lari-jalan sampai lari nonstop 30 menit, ada di cerita ini >>>https://goo.gl/I6Qmvm dan postingan FB https://goo.gl/ykzzVH

LINK ARTIKEL LATIHAN LARI

Bisa jalan kaki 30 menit? Berarti bisa lari 5 km, 10 km dst
http://halamansamping.blogspot.co.id/2015/10/kalo-bisa-jalan-kaki-30-menit-berarti.html

Program latihan lari 5K
http://halamansamping.blogspot.co.id/2014/09/tabel-latihan-untuk-yang-pengen-mulai.html

Pemanasan dan peregangan
http://halamansamping.blogspot.co.id/2016/09/wajib-pemanasan-dan-peregangan-sebelum.html

Latihan penguatan untuk lari, strength training
http://halamansamping.blogspot.co.id/2016/09/latihan-penguatan-strength-training.html

Tag:
lari, running, run, program, latihan, pemula, pemanasan, peregangan, 5K, 10K, tabel, training, interval, interval running, strength, penguatan, cara, bagaimana, how, 

Sunday, June 5, 2016

605





















Dear maskapai kesayangan, saya mau crita.

Dalam penerbangan #* 605 kemarin dr Makassar ke Jakarta, saya duduk di kursi aisle. Itu lho kursi deket gang/lorong kabin pesawat. saya akui saya tertidur dan ternyata dengkul saya rada melebar, menjorok keluar gitu deh.

Sepuluh menit dibuai ayunan Boeing 787, terimakasih ya, saya dibangunin dengan 'mesra', karena "gerobak ransum" menyentuh dengkul saya.

Menyentuh ya Kak? Kalau saya bilang "menabrak" nanti saya dibilang: sok drama loe?! :P

Keras ya Kakak? Saya ndak mau berdebat soal itu, ora ono ukuranne je. Ntar didebat benturannya diukur dg rumus fisika. Rempong! Apalagi nilai fisika sejak SMP jeblok, SMA ambil jurusan IPS. Kuliah di Fisip :)

Sakit ya Kakak? Pokoknya saya terbangun. meringis. Mak nyoss!

Marah ya Kakak? Ndak terlintas sedikit pun Dik, palagi ketika ditanya: Bapak mau makan apa? Nasi ayam atau nasi ikan? Mak nyess... ademmm :D

Yang saya lakukan adalah tetap duduk dengan tenang, makan puding yang satu paket dengan nasi ayam, lalu meluruskan kaki: sekadar memastikan bahwa dengkul kekar saya no-trouble, tidak ada cedera kayak Ronaldo the Phenomenon dr Brazil itu lho. Bukan Ronaldo CR7.

Alhamdulillah, tidak apa-apa. Rada linu sepertinya, itupun lebih karena kaget.

Kok nggak komplen? Nggak ngamuk? Kan situ konsumen, pelanggan rajawali terbang, pemegang kartu frequent flyer yang sudah gold.

Atau mbok ya sekadar mengingatkan: "Mbak, hati-hati dong kalau ndorong box makan. Tadi kena dengkul saya lho."

Ndak tau kenapa, pada detik-detik itu saya malah teringat dengan insiden polah kurang ajar penumpang pada kru pesawat yang pekan lalu jadi viral.

Lho kan nggak ada hubungannya? Saya kan korban?

Kampret memang, karakter introvert, pemalu dan kikukan saya (sumpah! Beneran deh :P) bikin saya nggak berani melawan, i'm the victim that blame myself, ga berkutik menuntut kompensasi atas kekagetan di ketinggian 13 ribu kaki, di atas Laut Jawa sisi timur.

Saya menyerah. Dan yang terasa berikutnya adalah puding rasa guava begitu terasa nikmat. Kenyal. Lumer di mulut. Pas dengan kopi susu yang saya request berikutnya.
Alhamdulillah, dengkul kiri saya (kayaknya) baik-baik saja. Indikatornya: sore ini tuntas lari 4K, 30 menit 38 detik. :)

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails