Showing posts with label cijeruk. Show all posts
Showing posts with label cijeruk. Show all posts

Friday, August 30, 2019

Bogor Jalan-jalan (7): Toge Goreng Pak Abung di Cihideung



Jalan-jalan lagi, makan-makan lagi. Ini cerita ngeluyur di Bogor yang paling anyar. Di ujung Agustus, saya main ke salah satu vila garapan kawan di Cigombong, tepatnya di kaki gunung Salak lereng timur. Nah pulangnya, mampir ke toge goreng di Cihideung yang penomenal eh fenomenal: toge goreng Pak Abung.

Buat saya yang jagoan kuliner eh tahunya hanya ada 2 jenis makanan 'enak' dan 'enak banget', toge goreng pakai ketupat ini yang berada di pinggir jalan Cihideung arah ke Cijeruk ini emang muasin selera.

Apalagi cuaca sejuk, maklum lokasinya masih di ketinggian 550an meter di atas permukaan laut (mdpl). Barengan dua tetangga komplek, kami mampir setelah pelesiran dari Cijeruk diantar si semok Avanza matic item manis :)

Di belakang saung tempat kita makan, bisa pula terlihat lansekap kota Bogor di kejauhan. Angin kemarau bulan delapan juga makin bikin adem suasana. Ya tentu saja rasa lapar juga bikin makin enak si masakan racikan bapak hehehe

Jika suatu waktu makan ke sini, don't worry untuk menunggu lama. Pak Abung dan dua asistennya lincah meracik pesanan kita. Sat-set kayak silat lah :)




Kebetulan juga pas kami datang lagi nggak ada antrean. Malahan, belum sempat saya duduk, sepiring masakan khas Bogor ini sudah terhidang di lantai saung. Memang sudah tepat banget tempat makan ini dibuatkan saung jadi kita bisa selonjoran apalagi beratap rumbia. Eksotekkkk banget lah :D

Harga seporsi berapa sih? Terus terang saya nggak tahu karena waktu itu keburu dibayarin kawan saya. Kenyang dan dompet masih tebel. Indahnya dunia, alhamdulillah.





Kita bisa makan di tempat atau bawa pulang untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Awalnya saya kira makanan ini kurang pas kalau di makan berselang beberapa jam. Yah kali-kali rasanya jadi asam karena pengaruh tauconya.

Eh ternyata dugaan saya nggak bener. Toge goreng tetep enak di makan sore atau malah pagi hari keesokannya lagi. Oleh si bapak, kuahnya sudah dipisah dan kita tinggal manasin di wajan.

Rasanya juga segar dengan aroma yang sama-sama segar. Sepertinya aroma masakan terjaga oleh daun patat yang digunakan sebagai pembungkusnya. Jadi, uniknya toge goreng ini, pembungkusnya bukan memakai daun pisang melainkan daun patat tadi.



Nah posisi di google map ini ya, tinggal kita ikutin di https://bit.ly/32oW2FZ , ancer-ancernya seberangnya ada Masjid/Musala Nurul Huda dan toge goreng Pak Abung ada di semacam area kulineran bareng ama sate maranggi, bakso dll yang parkirannya luas.
Ada pula pohon mangga rindang di halamannya. Jadi, salah satu tempat kuliner di Bogor ini pas banget buat rest area, bisa makan dan salat. Oya nomor HP pak Abung seperti tertera di plang saung ialah 081382416643.


Selamat makan toger sambil menyesap hawa sejuk Bogor :)

Tuesday, February 12, 2019

Bogor Jalan-jalan (2), Ngopi di Kaki Gunung Salak


Lanjut piknik euy... Hari minggu kemarin, sesorean jalan-jalan lagi di seputaran Bogor. Destinasi incarannya tempatnya adalah spot ngopi yang hawanya adem tapi sengaja cari yang bukan di Puncak. Kali ini ngeluyur ke kaki Gunung Salak.

Tepatnya di kawasan Cijeruk, masih Kabupaten Bogor. Kalau ditarik dari Kebun Raya atau Botani, sebagai gambaran nih, ya waktu tempuhnya hanya 40an menit. Itu sudah termasuk rada macet - padat merayap khas weekend di sentra kuliner Surya Kencana. Setelah itu lancar jaya.

Nama tempatnya yang sesuai di papan nama ya Puyuh Goreng, tapi yang paling mencolok adalah tulisan "KOPI GRATIS"nya hehehe. Link di GPS Google Map seperti titik lokasi ini, sedangkan alamatnya di Jalan Raya Cihideung Kongsi no 151 Cijeruk, Kab Bogor HP/WA 0818108151.

Nyari tempatnya relatif mudah. Kalau dari arah Bogor, berada di kanan jalan. Pas di jalan yang rada menanjak. Tenang aja, tanjakannya alus kok, bukan tanjakan galak :)

Parkiran mobil dan motor ada di depan kedainya. Dapurnya juga ada di depan.



Terdapat 3 pilihan tempat duduk. Bisa di depan tempat masaknya atau kalau boleh dibilang keknya pakai konsep mini bar gitu ya. Pilihan kedua di kursi meja yang ada atapnya dan bisa pula duduk di area terbuka tanpa atap.

Favorit saya adalah yang terbuka karena bonusnya pemandangan lepas ke puncak Gunung Salak yang kekar di atas sana. Dari sini, jika cuaca bagus, detil punggung gunung ikonik ini terlihat jelas. Area kebun palawija, kawasan hutan hingga puncaknya.

Pas saya nongkrong bersama kawan-kawan, cuaca tengah beralih dari hujan menuju cerah. Alhamdulillah, rejeki anak sholeh :)

Hawanya gimana? tiis euy. Tepat banget buat kami yang memang jalan-jalan di hari itu buat nyari yang dingin-dingin. Masih dikasih gerimis lembut ketika kami masuk ke parkiran.

Pengunjung yang bareng datang bersama kami rata-rata adalah keluarga - bapak ibu dan anak-anak. Juga satu dua meja reriungan bersama teman seperjalanan kek kami.

Sepintas, warung ini sesuai banget buat ampiran atau orang yang di perjalanan butuh mampir buat ngelemesin otot setelah berkendara. 15 menitan setelah kami duduk, datang pula rombongan komunitas pemotor. Pelanggannya sudah banyak rupanya.

Apalagi, jalur Jalan Raya Cihideung ini merupakan jalur wisata kalau mau ke Cijeruk, Warso Farm, Bukit Alesano / Alisano, Cibalung Happy Land dan lain-lain. Juga jalur ke Telaga Malimping, Cigombong, MNC Lido, dan tol Bocimi.

Menu Kuliner
Untuk makanan minuman, pilihannya beragam lah. Dari varian minuman hangat kopi dan teh, bandrek, cokelat sampai kelapa jelly.

Makanannya dari menu berat sampai camilan. Kita bisa pesan nasi dengan puyuh goreng, ayam bakar, dan bebek maranggi.

Konon, menu ringan yang disukai adalah roti cane atau maryam dengan aneka pilihan toping. Juga menu se-Indonesia Raya, mi dadak alias mi instan yang bisa pakai cabe rawit atau sambal matah. Pas banget di spot yang hawanya adem eh tiis kek gini :)

Lengkapnya, bisa dilihat di foto menu. Meski begitu, kadang ada saja menu yang lagi kosong. Mungkin akang-akangnya belum sempat belanja bahan ke pasar Cijeruk :)

Nah buat yang memang lagi traveling tipis-tipis, Puyuh Goreng ini bisa masuk wishlist. Bisa buat target buat didatengin atau dijadikan semacam titik rest-area kalau lagi muter-muter. Tempat ini juga sekalian buat nambah perbendaharaan lokasi piknik santai seperti Cafe Tepi Danau belakang IPB Dramaga kemarin.

Oya, jalur pulang kami dari ngopi di sini adalah meneruskan perjalanan sekalian ke arah Cigombong hingga masuk tol di Pintu Tol Bocimi, Bogor Ciawi Sukabumi di kawasan Lido.

Salam jalan-jalan di Bogor :)