Thursday, April 25, 2019

Trik Motret Sunset Pakai HP, Kuncinya di Titik Fokus


Bagi pejalan alias traveler, ataupun penyuka senja kek saya, memotret sunset merupakan hal wajib. Apalagi kita makin dimanjakan dengan makin cakepnya kamera HP sehingga mengabadikan matahari terbenam tidak lagi mesti berbekal kamera mahal.

Nah, dari sedikit pengalaman dan sharing cerita kawan-kawan, salah satu kuncian memotret sunset adalah titik fokus tepat pada si matahari.

Jadi yang kudu dilakukan saat menggunakan kamera HP ialah kita mengetukkan ujung jari ke posisi matahari.

Kafe tepi danau buat milenial, pas juga buat bocah dan keluarga, di belakang IPB Dramaga Bogor

So, jangan hanya mengarahkan kamera ke arah sunset lalu jepret. Bagaimana kalau titik fokus kamera HP kebetulan sudah berada di mataharinya? Ya tetap menjentikan ujung jari.

Memotret sunset tanpa menentukan sendiri titik fokus akan membuat foto kita terlihat datar alias flat.

Berbeda jika kita mengetukkan jari ke titik fokus pada matahari. Jepretan kita akan jauh dramatis, tajam dan rona langit juga ganteng maksimal :D

Sekali lagi, rahasia motret sunset adalah ketukkan jari ke matahari.

Untuk lebih mantap, sering-seringlah motret sunset. Makin sering, jam terbang tambah cakep kan hehehe. Practice makes perfect :)

Nah, di bawah ini 3 foto dengan tiga titik fokus. Perhatikan perbandingannya.

Fokus ideal, pas di mataharinya.

Kurang bagus karena titik fokus di bawah matahari  

Foto jadi flat dan biasa karena titik fokus makin jauh dari matahari.

Friday, April 12, 2019

Update Maret 2022. Ganti Oli Mesin, Transmisi Matic dan Gardan Avanza, Berapa Duit?


Oli merupakan salah satu hal penting bagi kendaraan mobil dan sepeda motor. Pergantian cairan pelumas ini harus sangat diperhatikan dan dilakukan sesuai jadwal alias tidak boleh telat atau terlambat.

Selain oli mesin, oli lainnya yang dibutuhkan mobil adalah oli persneling transmisi dan gardan. 

Untuk mobil kami, Avanza S 2011 awal (old) - matic atau metic - ganti oli gardan dan persneling dilakukan pada 2019 silam.

Kini setelah 20.000 km waktunya ganti oli. Berikut update harga dan ongkos saja untuk Maret 2022 di bengkel Eko Motor, Limo, Depok.

Oli persneling matic Dextron 3 
3 liter x Rp80.000= 240.000

Oli gardan Rp150.000

Jasa ongkos ganti Rp50.000

Total: Rp440.000

Tentunya harga ini masih lebih ekonomis dibanding bengkel besar. Coba cek :)

Oli transmisi persneling matic Idemitsu
 Dextron III / 3
Oli gardan axle Shell Spirax S2 A 80W-90



---

Artikel sebelumnya:

April 2019 ini sudah waktunya si semok Avanza S ganti oli transmisi persneling dan gardan. Bulan lalu mobil item itu sudah ganti oli mesin. Setelah tanya-tanya dan menelpon beberapa bengkel, dapet deh list harga atawa ongkos supaya kehitung berapa duit yang mesti dirogoh dari dompet :)

Pembanding dan komparasi ga banyak, saya menelpon 2 bengkel, semoga cukup mewakili. Oya ini harga per April 2019 ya.

Oya di bagian akhir artikel, ada update per Desember 2019 tentang harga ganti oli mesin beberapa merek oli.

Di bengkel milik grup pabrikan otomotif gede, yang logonya merah dan oulet oli - akinya banyak tersebar secara nasional, untuk di Jakarta dan Jabodetabek, ngasih harga sebagai berikut:


  1. 1. Ganti oli persneling matic Avanzahttps://halamansamping.blogspot.com/2019/06/mudik-pakai-mobil-matic-bbm-irit-kuat.html?m=1  old tahun 2011, pakai merek Shell (standar Dextron III)

a. Jika ganti biasa yang per 20.000 km, butuh 3 liter, @ Rp 110.000/liter, tanpa ongkos jasa. Jadi total Rp 330.000,-

b. Ganti dan kuras atau flushing untuk yang per 40.000 km maka butuh 8 liter tambah ongkos jasa Rp 90.000. Maka 8 x 110.000 (+ 90.000) = Rp 970.000,-

2. Sedangkan di bengkel umum yang kondang di komunitas Avanza Xenia di Depok, memberi harga lebih murah. Dengan merek sama dan kebutuhan volume oli yang serupa tapi harga per liternya lebih miring yakni Rp 80.000 / liter

Jadi untuk ganti oli biasa Rp 80.000 x 3 liter, totalnya Rp 240.000.

Jika mau kuras atau flushing, maka Rp 80.000 x 8 liter = 640.000

3. Untuk oli gardan, di beres dan bengkel umum memakai volume sama yakni 2 liter. Kalau volumenya sama, apakah harganya berbeda? ya tetep iya hehehe

Bengkel gede memberi harga Rp 164.000/ liter, jadi total Rp 328.000.
Sedangkan bengkel di dekat Villa Mutiara, Limo, Depok harganya sangat ramah totalnya untuk 2 liter hanya Rp 120.000.

Ga nyampe separonya euy, malah hanya 37%nya. Selisihnya Rp 208.000. Bisa buat ditabung, jajan, beli susu anak, susu buat bapake juga #eh :D


Kalkulasi perbandingan
Tinggal kita hitung dah keseluruhan biayanya. Sebagai gambaran, jika ganti oli biasa (bukan flush), di bengkel gedean Rp 330.000 dan bengkel umum Rp 240.000, selisih Rp 90.000

Jika flushing, maka selisihnya ya lumayan kerasa. Rp 970.000 vs Rp 640.000. Ada jarak Rp 330.000 hehehe

Untuk ganti oli gardan, Rp 328.000 vs Rp 120.000. Selisih Rp 208.000

Nah, apalagi lazimnya kita ganti oli transmisi persneling bersamaan dengan oli gardan. Komparasi harganya makin nohok nih. Rp 658.000 vs Rp 360.000. Selisih Rp 298.000 alias Rp 300.000 kurang duarebu.

Kalau pas waktunya flushing dan ganti oli gardan, lihat bedanya: 1.298.000 vs 760.000, selisih Rp 538.000. Jadi untuk 'barang' yang sama, beda harganya setengah juta rupiah, duit semua tuh bro :) Ssttt yang harganya lebih murah (dan tetap berkualitas) juga dapat servis cuci steam gratis, kopi dan silaturahim :)


Selisih segini mah bisa buat menuhin tanki boil pakai Pertalite, Pertamax or Shell sekalian dan buat dianggarkan jadi kebutuhan kendaraan kita lainnya jelang persiapan mudik lebaran. Lebihannya bisa buat jalan-jalan kulineran kaki lima di Bogor hehehe

Nah itulah perbandingan biaya, harga atau ongkos ganti oli persneling dan gardan mobil metic. Saya mah posting di blog sekalian buat nitip catetan. Suatu saat butuh lagi, tinggal intip di blog :)

Sebelum lebaran
Perlunya ganti oli dan mengecek kendaraan sekaligus persiapan jelang puasa dan lebaran. Baiknya kita menyempatkan sekarang sebelum bengkel penuh, kewalahan menservis boil-boil pelanggan.

Selain ganti oli, minta juga bengkel mengecek rem, kampas, kopling, kaki-kaki, aki, radiator dan mesin mobil. Sekalian cek kelayakan dan kelaikan ban. Plus spooring dan balancing. General check up gitu deh.

Yang perlu disetel ya disetel, yang perlu ganti ya ganti saja sekalian. Manfaatkan momentum ke bengkel untuk memastikan kendaraan kita sehat dan bugar kembali buat ngabuburit lanjut lebaran he-he-he.

+++

Ganti oli mesin
Nah untuk oli mesin, ini daftar harganya:
- Total 5w30 360rb
- Bardahl 5w30 330rb
- Shell HX8 5w30 420rb

+ filter oli 35ribu

Rincian untuk semacam cek-cek dan pekerjaan lainnya, berikut ongkos atau biaya :
- Tune up 150rb
- Carbon clean 90rb
- Service rem 4 roda dan cek kaki kaki 150rb (di luar kampas rem ya, karena sesuai diagnosa dan perlu tidaknya ganti kampas)
- Minyak rem 75rb.

Totalnya (dengan asumsi pakai oli Shell yang termahal di atas) maka Rp920.000 (ga nyampai sejuta). Apalagi kalau Bardahl, hanya Rp830.000

Khusus untuk boil saya kemarin masih di Januari 2020, total Rp1.235.000 dan masih dapat diskon lumayan Rp85.000 jadi cukup bayar Rp1.150.000 dengan item pekerjaan yang lumayan karena sekalian general cek up kaki-kaki, rem, lampu dll.

Rincian pengerjaan di bengkel Eko Motor, Krukut, Limo, Depok ini ya. Saran nih, baiknya kita booking dulu karena sering full apalagi sabtu minggu (jumat libur). Booking servis bisa via WA 0813101178 dua lima


Salam otomotip :D

Monday, April 1, 2019

Ambalan Kunci dan Hotwheel

Ambalan naruh kunci-kunci
Ini proyek doityourself yang kedua. Sebelumnya saya bebikinan rak tanaman bunga untuk di teras.

Ambalan ini untuk naruh kunci-kunci. Pernak-perniknya pakai hotwheel-nya anak bujang :) 😍

Ambalan sengaja dibuat menanjak karena ditongkrongin truk, fire rescue,dan kendaraan berat, so kesan bertenaga perlu dipertegas dengan uphill. Plus, arah laju ke depan dan nanjak tuh berasa dinamis dan ga standar datar abis :P #beingnormalisboring

Kenapa hotwheel? Karena kunci-kunci identik dengan kendaraan. Selain itu ya karena lebar excavator, mobil damkar, dkk pas ama lebar kayu palet yang 4cm. Alasan terakhir sih yang paling pas, narasi panjang lebar di depan mah buat ngebual-bual biar sok serius, sok iye, sok hokya-hokya 😀

Oya, berapa budgetnya? Kali ini beneran nol rupiah :)

#doityourself





Friday, March 29, 2019

Main kayu dan tetangga

Rak tanaman handmade

'Modal' bikin rak susun ini Rp30 ribu. Duapuluh lima ribu untuk kayu palet 3 meter, baut-baut lima ribu perak dan triplek sisa-sisa tebal 12mm.

Sengaja saya main-main doityourself #DIY . Di lapak online, beginian perlu ditebus dengan selembar duit merah dan biru.

Lebih dari itu, rak ini disokong oleh suasana pertetanggaan, hangatnya tegur sapa, dan jamaknya ngopi ngeteh antar rumah di kompleks kami. Gaulnya kami membuat saya dikasih pinjeman bor listrik dan gergaji he-he-he

Hematnya dapat, silaturahim makin lekat.

Indah bukan? 
(maksudnya, guyubnya pertetanggaan ya. Kalau raknya dibilang cakep, terima kasih juga seh 😀 )

#diy #tetanggabaik #kenalitetangga #saudaraterdekat #guyub #bogor

Thursday, March 14, 2019

Kapok Radang Tenggorokan

Sepekan lalu, saya lagi-lagi terkena radang tenggorokan. Musababnya ya masih sama: saya tergoda minum es. Nah alih-alih ceritain nggak kapok dan ngeyel minum yang dingin-dingin, mending cerita soal proses menyembuhkan gangguan kesehatan itu. Ye kan?

Karena sudah punya jam terbang lumayan tinggi soal kena radang tenggorokan, saya segera mengenali sinyal tubuh ketika terpapar penyakin ginian. Tenggorokan mulai serak, gatal dan berasa (kebayang) menelan kapur dan butirannya nyangkut di rongga tenggorokan. Beuhhh...

Tambahan lagi, badan mulai lemes dan kepala berangsur sakit kepala. Bisa migren, bisa pula pusing yang nyerinya di kepala belakang. Biasanya, setelah kena radang lalu lanjut jadi flu, batuk dan pilek.

Untuk kasus terakhir kemarin, saya segera ambil tindakan. Sejatinya upayanya mix sih, gabungan. Entah bagian mana yang paling ambil peranan. Begini:
- Masak dan makan sayur sop yang banyak sayurnya plus merica yang diulek sendiri alias bukan merica bubuk pabrik bumbu.
- setiap habis makan, lanjut mengunyah 1 siung bawang putih mentah.
- minum air hangat lebih sering.
- obat-obatannya: tablet hisap FG Troce Rp 15ribu dapatnya 1 papan isi 10 butir dan obat semprot tenggorokan Colling 5. Ketika malam sebelum tidur, minum Komix yang warna hijau untuk batuk dan tenggorokan gatal (rasa jeruk nipis).
- kemana-mana pakai masker murah meriah dan dilapis buff. Juga pakai jaket mulu di kantor.
- karena badan demam, di rumah pun mesti pakai sandal jepit karena telapak kaki berasa dingin banget ketika menginjak lantai keramik.

Nah kalau radangnya bandel tingkat dewa:
- Sumagesic sebagai obat flu
- Trilac sebagai obat radang tenggorokan

Upaya yang terakhir ya, ehem, kembali berjanji dan berkomitmen (entah untuk yang keberapa kali nih) pada diri sendiri untuk nggak lagi-lagi minum minuman dingin hehehe :)

Saya juga bersyukur, kali ini masa sakitnya radang lumayan sebentar, hanya 3 harian. Sering-seringnya, begitu kena radang tenggorokan, ya sudah lah, auto lanjut jadi flu berat dan bisa-bisa total sakitnya sampai sembuh tuntas 2 mingguan. Malah pernah sebulan.

Atu lagi, moga cerita radang tenggorokan ini menjadi yang terakhir kali karena emang enggak enak betul. Beneran kapok deh, syumpah. 

Di sisi lain, alhamdulillah, dikasih sembuh cepat dan jadi peringatan untuk minum yang hangat-hangat saja plus perbanyak olahraga lari pagi :)

Saturday, February 16, 2019

Bogor Jalan-jalan (3), Penasaran ke Hulu Ciliwung: Katulampa


Sering mendengar dan membaca tentang Katulampa setiap musim hujan, saya jadi penasaran untuk menyambangi spot yang identik dengan Sungai Ciliwung ini. Terletak di sudut tenggara Kota Bogor yang sudah dekat Ciawi, Katulampa merupakan hulu sungai Ciliwung yang membelah Jakarta.

Katulampa sendiri selalu disebut sebagai barometer aman tidaknya Ibukota dari banjir. Bagaimana ketinggian air di pintu air Katulampa, bagaimana debit air, bagaimana status siaga atau waspada, atau sudah level berapa di Katulampa. Begitu berita di media massa.

Akhirnya, pas mancing ikan di Sekolah Alam Katulampa, saya melipir ke Bendungan Katulampa.

Sampai di sana, kebetulan sedang hujan deras. Hawanya juga dingin. Debit airnya lumayan tinggi.


Berbekal payung, saya berteduh di jembatan. Begitu rada reda, segera njepret-njepret dengan kamera henpon plus bikin video pendek 30 detik.

Mau dengar suara derasnya air? Kencengin tuh volume :)

Mayan, terbayar lunas penasaran saya pada hulu Ciliwung ini. 'Ini to si Katulampa!' hehehe



Thursday, February 14, 2019

Ngintip Teteh Empo Bikin Kursi Janda

Hehehe... jangan terpesonah ama judulnya ya, ini tentang tutorial di channel youtube mbak Empo (keknya dari negeri berbahasa Spanyola atau Portugal) cara bikin kursi santai dari kayu bekas palet jati belanda alias janda :)

1. Kayu yang dibutuhkan dalam satuan cm dan semua tebalnya 2cm.
  • 10 papan 14 x 45
  • 2 papan 7 x 45
  • 2 papan 7 x 49
  • 2 papan 6 x 60 untuk sandaran tangan
  • 2 papan 14 x 60 
+ 4 braket L, sekrup gipsum dan alat pertukangan standar seperti, dan gergaji, obeng, amplas dll




2. Buat alas kursi dari 2 papan ukuran 7 x 49 dan 3 papan 14 x 45


3. buat lagi untuk sandaran punggung dari 2 papan 7 x 45 dan 3 papan 14 x 45


4. Bikin kaki sekaligus dudukan sandaran tangan, kanan dan kiri. Kebutuhan kayu tiap sisinya adalah 2 papan 14x45 dan 1 papan 14 x 60

5. Perhatikan posisi sekrup ya


6. Yang ini posisi kaki meja dan persiapan memasang sandaran tangan (kayu 6x60cm)


7. Pasangkan sandaran tangan ke kaki dengan sambungan lubang kayu atau bisa juga sekrup gipsum + lem Crona

8. Pasang dudukan alas ke kaki-kaki. Pakai braket L


9. Ini tampilan setelah alas terpasang

10. Pasang sandaran punggung dengan braket L juga

11. Perkuat alas dan sandaran dengan sekrup gipsum

Selesai dah!

Lebih lengkapnya simak video Youtube cara teteh Empo bebikinan kursi yang keknya simpel, semoga gw juga bisa hehehe, pan janda banyak di Bogor #eh jati belanda ding :D 

Gw narasikan di blog karena akhir pekan ini mau ikutan bikin kursi cakep ini. Ntar taruh di teras atau buat di ruang tengah nonton Liga Inggris di beIN Sports. Semoga lancar, aamiin :)

Update:
... akhirnya, gw jadi juga bebikinan kursi ngikutin tutorial tante Empo. Tanpa berpanjang kata, biarlah foto yang bicara he-he-he (dibantu tetangga dan guyubnya lingkungan Bogor)

Detail bahan, ukuran papan janda, dan toolsnya, nyusul dah :)