Saya baru tersadar, Ramadhan yang dua bulan kemarin saya nantikan sudah di ujung paripurna.
Tiba-tiba saya ingat, seolah baru kemarin sore satu kawan kerja berkeliling mengucap selamat berpuasa. Ketika itu sehari sebelum hari pertama bulan Ramadhan. Dan sekarang, idul fitri tinggal hitungan hari. Ah, begitu cepat waktu berlalu.
Tak terasa, lapar dahaga di panggang terik Jakarta yang dua bulan ini tidak tersiram hujan. Juga, deras peluh di jaket di tengah kemacetan Ibukota yang pekak dengan klakson. Alhamdulillah yah, minjem Syahrini, emosi bisa diendapkan, amarah pun tersegel.
Sunday, August 28, 2011
Thursday, July 21, 2011
Mio
Ini bukan tentang Yamaha. Juga bukan ngulik jeroan teknologi matic. Bahkan nggak ada sangkut pautnya ama kucing tetangga bernama sama.
Yang pasti, kalau sampeyan sudah di dekat Mio, perut bakal teraduk-aduk. Isi kepala seperti dikocak-kocak. Sekujur badan bisa jadi terantuk dan limbung.
Yang pasti, kalau sampeyan sudah di dekat Mio, perut bakal teraduk-aduk. Isi kepala seperti dikocak-kocak. Sekujur badan bisa jadi terantuk dan limbung.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim: Korupsi Sedikit tak Apa-apa. (Nggak kaget sih, tapi langsung pingsan)
Tentu saja, postingan ini saya ambil dari situs berita.
Tujuannya untuk dokumentasi, pasalnya ssttt... bukan rahasia,
kadangkala (ini kadangkala lho qiqiqi) artikel berisi kabar kontroversial bisa tiba-tiba ngilang karena kepentingan para boss
yang tercolek isi berita.
Sunday, July 17, 2011
Bulak
Minggu malam ini ingatan saya terlempar ke ruas-ruas jalan
yang diapit bentangan sawah luas. Kawan sekampung di Salakan, Sewon, Bantul
lazim menyebut hamparan sawah itu, bulak. Pun begitu dengan sodara di tlatah
Jawa lainnya.
Selemparan batu dari rumah di Jogja, dulu, bulak gampang
didapati. Sejurus dengan banyaknya orang yang membutuhkan rumah, bulak
telah berganti menjadi komplek perumahan. Sekarang, paling-paling baru bisa ditemui lagi jika menyusuri jalan menjauhi kota.
Sunday, June 19, 2011
Ice Cream
Dari sudut Jakarta, seorang kawan mengirim provokasi. "Hei, jadi pengusaha itu gampang. Tinggal lakukan saja!"
Dia minta aku tidak memedulikan koleksi buku-buku How to-nya atau tumpukan pustaka bertema motivasi diri di sudut rumah kontrakannya. Sebagian besar ia beli sejak 3-4 tahun lalu dan semua telah tandas dibacanya.
Dia minta aku tidak memedulikan koleksi buku-buku How to-nya atau tumpukan pustaka bertema motivasi diri di sudut rumah kontrakannya. Sebagian besar ia beli sejak 3-4 tahun lalu dan semua telah tandas dibacanya.
Thursday, May 26, 2011
Berburu Lagu
Faktor 'U' alias umur membuat saya tidak begitu hapal judul lagu yang lagi jadi hits. Untunglah, adanya tangga-lagu membantu mengikuti geliat musik terbaru.
Setiap hari, dari pagi hingga menjelang siang, rumah saya selalu hangat dengan nyanyian lagu Indonesia baru dari acara musik di tivi. Sembari beberes dan menyiapkan berkas kerja, saluran televisi berpindah-pindah dari Dering di Trans TV, Inbox-nya SCTV lalu Dahsyat RCTI.
Karena kuping manteng tiap pagi, saya familiar dengan melodi beberapa lagu seperti Pelangi dan Matahari-nya BIP atau lagu anyar Agnes Monica, Paralyzed. Soal lirik mah nggak begitu ngikutin karena hanya sambil lalu.
Setiap hari, dari pagi hingga menjelang siang, rumah saya selalu hangat dengan nyanyian lagu Indonesia baru dari acara musik di tivi. Sembari beberes dan menyiapkan berkas kerja, saluran televisi berpindah-pindah dari Dering di Trans TV, Inbox-nya SCTV lalu Dahsyat RCTI.
Karena kuping manteng tiap pagi, saya familiar dengan melodi beberapa lagu seperti Pelangi dan Matahari-nya BIP atau lagu anyar Agnes Monica, Paralyzed. Soal lirik mah nggak begitu ngikutin karena hanya sambil lalu.
Monday, May 23, 2011
Slamet
Bisa juga ditulis 'selamet'. Artinya sama persis dengan 'selamat'. Sering disematkan sebagai nama orang sekaligus menjadi doa.
Suami pengasuh anak saya, mbak Ifa, juga bernama Slamet. Usianya di bawah saya, kira-kira 27 - 28 tahun. Dia murah senyum yang menyiratkan ketulusan. Mbak Ifa mulai mengasuh Kaka sejak istri saya mulai kembali bekerja usai cuti-melahirkan Maret silam.
Sejak Kaka dimomong Mbak Ifa, sudah berulang-ulang mas Slamet mengulurkan buah tangan ke rumah kami. Buah tangan yang benar-benar berupa buah :)
Suami pengasuh anak saya, mbak Ifa, juga bernama Slamet. Usianya di bawah saya, kira-kira 27 - 28 tahun. Dia murah senyum yang menyiratkan ketulusan. Mbak Ifa mulai mengasuh Kaka sejak istri saya mulai kembali bekerja usai cuti-melahirkan Maret silam.
Sejak Kaka dimomong Mbak Ifa, sudah berulang-ulang mas Slamet mengulurkan buah tangan ke rumah kami. Buah tangan yang benar-benar berupa buah :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
